All for Joomla All for Webmasters
Artikel

Teori Warna RGB & CMYK

Teori Warna RGB & CMYK – Pengetahuan akan dunia percetakan merupakan hal yang penting bagi anda yang berkecimpung di dunia desain grafis. Mengapa? Karena ada sangat banyak orang berbakat dalam dunia desain grafis namun karena kurangnya pengetahuan mereka di dunia percetakan, hasil desain mereka menjadi kurang memuaskan saat dicetak. Lantas apa yang menyebabkan permasalahan seperti itu terjadi ?

Penyebabnya bisa jadi beragam. Namun ada satu permasalahan yang seringkali tidak diperhatikan oleh para desainer dalam merealisasikan desain mereka, yaitu kurangnya pengetahuan akan konsep dasar dan teori warna. Warna merupakan faktor yang sangat penting dalam dunia desain. Tetapi jika dunia percetakan tidak mampu memenuhi keinginan tersebut, maka hasil desain akan mengecewakan. Seringkali warna pada monitor berbeda dengan warna pada saat hasil desain dicetak. Oleh karena itu, pengetahuan mengenai konsep dasar dan teori warna wajib untuk dipelajari oleh para desainer grafis.

Teori warna dibagi menjadi 2 model yaitu RGB dan CMYK. Warna RGB merupakan  model warna yang bersifat additive. Di mana RGB berguna sebagai  alat penginderaan dan presentasi gambar pada tampilan visual peralatan elektronik seperti komputer dan televisi. RGB sendiri merupakan singkatan dari : R = Red (Merah), G = Green (Hijau), dan B = Blue (Biru). Ketiga warna dasar ini berfungsi untuk berbagi intensitas cahaya untuk mencerahkan warna latar yang gelap (hitam).  Warna RGB difungsikan untuk tampilan monitor peralatan elektronik seperti komputer karena latar belakang warna monitor komputer adalah hitam.

perbandingan diagram warna rgb cmyk

Warna RGB biasanya lebih terang dan jelas dan berkapasitas file besar. Hal ini dikarenakan RGB digunakan untuk presentasi visual pada monitor

Warna CMYK merupakan warna yang digunakan dalam proses percetakan. CMYK sendiri merupakan singkatan dari C=Cyan, M=Magenta, Y=Yellow (kuning), dan K=Black (hitam). Perpaduan warna ini biasanya digunakan untuk  tampilan latar belakang putih seperti kertas.

Untuk dapat menghasilkan cetakan yang sesuai dengan desain pada layar monitor, suatu karya desain dengan model warna RGB harus diubah terlebih dahulu menjadi model warna CMYK. Sebab, mesin percetakan hanya mengenal warna CMYK sebagai model warna kalibrasi dari mesin cetak. Jika model warna RGB dicetak, biasanya akan menghasilkan warna yang lebih redup, tidak terang seperti pada tam[[pilan layar monitor, karena warna yang tercetak adalah model warna CMYK.

Berikut beberapa cara konversi model warna dari RGB ke CMYK pada beberapa software desain grafis :

Adobe Photoshop
Pada menu bar pilih: Image > Mode > CMYK

Adobe Illustrator
Pada menu bar pilih: File > Document color mode > CMYK color

CorelDRAW
Pilih masing-masing objek yang akan dikonversi. Pilih Fill tool dan klik Fill Color Dialog. Pastikan model warna adalah CMYK. Untuk setiap objek dengan garis/outline : Pilih Outline tool dan klik Outline Color Dialog. Pastikan model warna adalah CMYK.

Microsoft Publisher 2003-2007
Pilih Tools > Commercial Printing Tools > Color Printing
, pilih Process Colors (CMYK)

Adobe Indesign
Pilih Window > Swatches dan Window > Color. Klik ganda color di Swatches dan ganti color mode ke CMYK dan color type ke Process.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Most Popular

To Top