Bingung cara memadukan warna? Skema warna Part 2

by

Pada artikel kali ini kita akan melanjutkan artikel sebelumnya mengenai 7 skema warna untuk memadukan warna dengan tepat. Jika anda belum belum membaca artikel sebelumnya, anda bisa klik di sini. 4 Skema warna yang akan kita bahas berikutnya adalah skema warna triadic, skema warna tetradic, skema warna split komplementer, dan skema warna persegi.

  1. Skema warna Triadic (Triadic color scheme)

Skema warna Triadic memiliki kombinasi tiga hue yang relatif berjarak sama dalam color wheel. Gambar di samping merupakan contoh dari skema warna Triadic, dimana terdapat tiga kombinasi hue yaitu hue warna merah, kuning, dan warna biru. Ketiga hue ini merupakan warna primer sehingga memiliki jarak yang sama dalam color wheel. Warna kuning menggambarkan kehangatan yang dilengkapi dengan warna merah pada latar yang memperkuat gambar yang memiliki sifat yang panas. Warna biru pada pakaian yang bersifat dingin memecah suasana panas pada gambar tersebut. Dari ketiga kombinasi hue pada gambar tersebut menimbulkan kesan yang dinamis.

Jika sebuah segitiga sama sisi ditarik di atas roda warna, sudut yang akan menyentuh tiga warna. Warna menyentuh dianggap warna triadic. Warna-warna primer triadic, seperti warna sekunder dan warna tersier.

Contoh Skema warna Triadic :

  1. Skema warna Tetradic (Tetradic color scheme)

Skema warna tetradic adalah skema warna yang melibatkan dua pasangan yang saling melengkapi secara bersamaan. Jika persegi panjang digambar di atas roda warna, dua pasangan yang saling melengkapi sentuhan sudut akan menjadi dasar untuk skema warna triadic. Skema warna tetradic ialah skema warna yang kompleks dan beragam. Skema warna tetradic disebut juga sebagai ganda komplementer karena menggunakan dua set warna komplementer. Meskipun skema ini bisa terlihat bervariasi dan berwarna-warni, akan tetapi ini sulit untuk menyeimbangkannya.

Berikut ini contoh skema warna tetradic :

  1. Skema warna split komplementer (Split complementary color scheme)

Skema ini adalah kombinasi warna-warna yang saling bersebrangan letaknya dalam lingkaran warna. Split komplementer menggunakan satu warna dan dua warna di sisi objek yang melengkapi. Warna primer adalah merah, kuning dan biru. Warna-warna sekunder ungu, hijau dan oranye. Warna di antara warna-warna primer dan sekunder disebut warna tersier. Contoh : Merah dan hijau, Kuning kehijauan dan ungu kemerahan

Berikut ini contoh skema warna split komplementer :

  1. Skema warna persegi(Square color scheme)

Skema warna persegi mirip dengan skema warna tetradic, tetapi dengan empat warna spasi secara merata di sekitar lingkaran warna. Skema warna persegi ialah skema warna yang paling kompleks dan beragam. Skema warna ini akan lebih baik jika membiarkan satu warna menjadi dominan. Juga harus memperhatikan keseimbangan antara warna-warna hangat dan sejuk dalam desain yang akan kita buat.

Berikut contoh Skema warna Persegi :

About Author: Percetakan Surabaya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *